Ustaz Derry Sulaiman Doakan Hotman Paris Bisa Pergi Haji dan Umrah, Beri Panggilan Gus Hotman

oleh

Uri.co.id – Pada Kamis malam kemarin (30/5/2019), Ustaz Derry Sulaiman mengunggah postingan menarik di akun Instagramnya.

Mantan pemain gitar band metal “Betrayer” ini memposting foto Hotman Paris.

Namun bukan foto Hotman Paris biasa.

Foto tersebut diedit sedemikian rupa sehingga penampilan Hotman Paris terlihat seperti seorang ulama.

Terlihat dalam foto itu, nampak Hotman Paris berkacamata, memakai peci dan sorban.

Lewat keterangan fotonya, Derry Sulaiman menyampaikan kesannya terhadap Hotman.

Ia menyebut Hotman Paris memiliki wajah dan tatapan matanya teduh sejuk bak seorang ulama.

Lebih lanjut, Derry juga memanggil Hotman Paris dengan sapaan Gus Hotman.

Berikut postingan lengkap Derry Sulaiman di akun Instagramnya.

“MasyaAllah…

Mantul bang, pengacara mahsyur idola ane,

perhatikan, wajah & tatapan matanya teduh sejuk bak seorang ulama,

berpeci ka’bah + sorban di bahu,

memanggil diri dgn panggilan ‘ gus ‘ hotman membuat ane semakin yakin

bang @hotmanparisofficial sngt menghormati & memuliakan org ISLAM,

respect ! ane doakan smg gus hotman suatu hari nanti

bs pergi haji dan umrah bareng ane…

aamiiin… mana doa kalian gaez…

smg Allah kabul kan… aamiiin… .

#DSAS
#GUSHOTMAN
#orangbaik
#kopijoni
#toleransi
#salingmenghormati
#hidayahitumahal
#pembelakaumtertindas” 
tulis Derry Sulaiman di keterangan fotonya.

Melihat postingan itu, ada netter yang menanyakan perihal keyakinan yang dianut Hotman Paris.

Mohon maaf tadz, memang beliau muslim ya? Saya beneran gak tau.” tanya akun Instagram rmdhnfadli.

Ustaz Derry Sulaiman memberikan jawabannya “belum, bang..”

Sejumlah netter lalu menanggapinya dengan komentar “mari kita doakan..semoga secepatnya diberi hidayah.”

Dilihat Uri.co.id, Hotman Paris sendiri belum memberikan tanggapan apapun soal postingan Ustaz Derry tersebut.

Kisah Hijrah Ustaz Derry Sulaiman

Nama Derry Sulaiman sebelum tahun 2000, Ustadz dikenal sebagai pemain gitar band metal ternama Indonesia, Betrayer.

Kini, penampilannya yang metal berubah. Ya, Derry Sulaiman telah menjadi seorang Ustaz.

Rambut gimbal dan aksesoris yang mencirikan musisi pun seolah lenyap. 

Ustaz Derry Sulaiman pun berganti tampilan.

Ia pun mendalami kehidupannya dengan religius.

“Musik boleh metal, asalkan salat jangan ditinggal. Musik boleh tetap rock n roll, namun salat jangan molor.”

Begitu pesan Ustadz Derry Sulaiman (40) disela berbincang di peluncuran single terbarunya Dunia Sementara Akhirat Selamanya (DSAS) 2 di Neigh.Bor Coffee Spot, Jalan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Saat sebagai pemain gitar band metal ternama Indonesia, Betrayer, setiap hari, minimal 8 jam dia memainkan gitarnya.

Gitar bahkan tidak pernah terlepas dari tangannya.

Dari hasil manggung bersama band, Deri Guswan Pasmona –nama asli Ustadz Derry Sulaiman– mengantongi banyak uang. Mobil yang ia miliki juga merek ternama.

Namun semua kehidupan duniawi itu ditinggalkan Derry Sulaiman pada 19 tahun lalu.

Setelah ‘dikurung’ di masjid, Ustadz Derry Sulaiman mulai sering merindukan salat.

“Masuk masjid itu metode yang saya nilai efektif untuk hijrah,” kata Ustadz Derry Sulaiman yang sebelumnya populer menyanyikan single Dunia Sementara Akhirat Selamanya (2015). Single itu semakin dikenal setelah menjadi soundtrack sinetron Emak Ijah Pengen ke Mekkah.

Sejak keluar dari masjid itu, Ustadz Derry Sulaiman kerap merindukan Allah.

“Saya merasa hampa meski banyak duit dan populer sebagai anak band. Kebahagiaan ternyata soal ketaatan beribadah, bukan kekayaan atau popularitas,” ujarnya.

Lantaran intens mempelajari agama, Ustadz Derry Sulaiman sampai ‘bolos’ dan tidak manggung bareng Betrayer.

Sejak 2000 hingga 2011, dia sama sekali tidak mendengar musik.

“Sampai saya pulang belajar agama dari Cina, bertemu teman-teman Peterpan, Nineball, Matta Band, mereka bertanya dan meminta saya kembali bermusik,” kata Ustadz Derry Sulaiman.

Selama 11 tahun itu, Derry Sulaiman sama sekali tidak memegang gitar.

“Dulu, sebagai gitaris band profesional, minimal 8 jam saya main gitar. Kalau nggak profesional, nggak mungkin jadi gitaris Betrayer.hehe,” ujar Ustadz Derry Sulaiman.

Setelah hijrah, Ustadz Derry Sulaiman mulai jarang mendengarkan musik. “Sekarang saya tak mendengar musik pun tidak masalah, karena ada Allah,” ucap Ustadz Derry Sulaiman.

(*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!