Bank Indonesia Solo Imbau Pemudik Tidak Top Up di Gerbang Tol untuk Hindari Antrian Panjang

oleh

Uri.co.id, SOLO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Surakarta mengimbau pemudik yang melewati jalan tol Trans Jawa untuk memastikan saldo e-money atau e-toll lebih awal.

Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) KPw BI Surakarta, Bakti Artanta, berujar hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan mengular di Gerbang Tol.

“Memang di gerbang tol disediakan layanan top up namun, top up di gerbang tol, merugikan pengguna atau pengendara lainnya karena membuat antrian panjang,” ungkapnya kepada Uri.co.id, Kamis (30/5/2019).

Pihaknya mengatakan top up e-toll pun sudah beragam titik pelayanannya.

Baik di retail, aplikasi maupun di titik lainnya.

“Selain itu juga kami masifkan layanan top up di Rest Area Tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi,” imbuhnya.

Yakni di rest area km 519, rest area km 538, dan rest area km 575. 

Peningkatan edukasi ke masyarakat terkait kecukupan saldo kartu tol juga telah disampaikan.

Upaya tersebut juga sebagai langkah antisipasi kelancaran jalur tol saat arus Lebaran setelah menerapkan transaksi nontunai.

Mengetahui produk – produk e-toll yang digunakan untuk transaksi masuk jalan tol yakni e-money Mandiri, Brizzi BRI, Blink BTN, E-Bima Bank Jateng, Tap Cash BNI, dan Flazz BCA. (*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!