Aktivis Milenial dan HMI Jateng-DIY Ngabuburit Sembari Bahas Peran Milenial dalam Transformasi NKRI

oleh

Uri.co.id, SOLO – Aktivis Milenial bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Jawa Tengah-Yogyakarta menggelar acara ‘Ngabuburit’ di FoodFactory, Paragon Solo Mall, Minggu (26/5/2019).

Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan aktivis muda Solo tersebut bertema ‘Peran Generasi Milenial Dalam Transformasi NKRI’.

Acara ini digelar untuk untuk mengedukasi anak muda atau milenial Solo tentang peran yang bisa diambil anak muda untuk memajukan Indonesia.

Juga memberikan informasi, wawasan dan gambaran akan pentingnya generasi milenial dalam era persaingan industri 4.0 serta mendorong terjadinya kolaborasi antar komunitas, disiplin ilmu, pengusaha, influencer, dan organisasi kepemudaan di Indonesia.

Kegiatan ini adalah rangkaian acara dari Milenialfest yang sudah diadakan puluhan kali diberbagai kota di Indonesia sejak tahun 2018.

Acara dibuka dengan doa bersama oleh K.H Abdul Karim atau yang biasa akrab dengan panggilan Gus Karim.

Acara dilanjut dengan pemaparan dari beberapa pembicara, antara lain, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Sekjen PP Dewan Masjid Indonesia M Arief Rosyid, Presiden Mahasiswa UGM 2014 Aditya Herwin, Strategi Comunication Advisor Anhar Widodo, owner Bakmi Jawa Mbah Mangun Radifan Wisnu, dan tokoh Pemuda Jawa Tengah, Evandra P Subagyo.

Para peserta berharap acara serupa lebih sering diadakan di Kota Solo, mengingat Solo adalah kotanya para aktivis.

“Kami berharap acara seperti ini bisa terus dilakukan, acara seperti ini sangat mengedukasi bagi wacana keilmuan teman-teman apalagi narasi wacana yang dibangun benar-benar bagus dalam wacana strategi transformasi NKRI yang bisa menjadi sarana peran edukasi para milenial untuk mengambil peran dalam pembangunan kemajuan bangsa dan pembicara menurut saya betul-betul intelek,” kata Narendro Jati, peserta dari elemen organisasi kepemudaan yang datang bersama para mahasiswa pasca sarjana ekonomi UNS.

Berbeda lagi dengan Rachmadita Sheila, mahasiswa UNS fakultas Hukum asal Solo ini sengaja datang bersama rekan-rekanya sesama mahasiswa karena penasaran dengan materi yang disampaikan pembicara.

“Saya penasaran dengan isi pamflet tentang peran peran masjid sebagai simpul masa depan pemuda, dan materi yang dibawakan oleh pembicara M Arief Rosyid dari Dewan Masjid Indonesia betul-betul memberikan saya informasi yang bagus tentang peran masjid sebagai simpul pembangunan milenial yang mana masjid bukan hanya tempat ibadah tetapi juga dijadikan konsep tempat nongkrong dengan dan berbagi ilmu pengetahuan,” ujar Sheila.

Sementara itu, Zaki Abdurahman selaku ketua Panitia dari HMI Badko Jawa Tengah – Yogyakarta berharap acara ini bisa memantik wacana baru di kalangan aktivis muda di Kota Solo.

Acara yang berlangsung meriah ini ditutup dengan buka bersama dan potong rambut gratis dari 80 reguler hair cut. (*) ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!