Bupati Talaud Ditangkap KPK, Anak-anak Tinggal di Kontrakan dan Suami Dirawat Akibat Derita Stroke

oleh

Uri.co.id, JAKARTA – Setelah Bupati Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyuni Manalip ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pihak keluarga saat ini menghindar memberikan keterangan.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua I DPC Partai Hanura Kabupaten Kepulauan Talaud Jimmy Tindi yang dipercayakan sebagai juru bicara keluarga Bupati Talaud, Kamis (2/5/2019).

“Jadi, bukan syok dan mengurung diri di kamar”

“Hanya saja menghindar memberikan keterangan”

“Untuk urusan keluarga diserahkan semuanya ke saya untuk bicara,” katanya saat dikonfirmasi Uri.co.id via telepon.

Ia juga mengatakan, memang saat ini suami dan anak-anak Sri Wahyuni tinggal di Manado.

“Tinggal di rumah kontrakan, di Perumahan Tamansari Metropolitan, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Manado,” ujarnya.

Lanjut dia, saat ini suami Sri Wahyuni sedang menjalani perawatan medis.

“Jadi, harus dimaklumi”

“Bapak lagi sakit saat ini,” sebut dia.

Tindi menuturkan, suami Bupati Talaud, Armindo Pardede saat ini adalah hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Manado.

Menurut dia, Armindo pernah menjabat sebagai ketua Pengadilan Negeri Manado pada periode 2013-2014.

Sebelum itu, ia sebagai hakim tindak pidana korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Manado.

“Bapak tetap mengambil absen di Pengadilan Tinggi Manado”

“Tapi untuk bekerja tidak bisa, orangnya sudah stroke,” sebutnya.

Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip ditangkap KPK pada Selasa (30/4/2019) siang.

KPK akhirnya menetapkan Sri sebagai tersangka. Sri disangka meminta gratifikasi 10 persen dari proyek pembangunan pasar.

KPK juga menyebut, Sri menerima imbalan mulai jam tangan, tas, berlian, hingga uang tunai. (Uri.co.id/Skivo Marcelino Mandey)

Uri.co.id “Bupati Talaud Sri Wahyuni Ditangkap KPK, Anak-anak Tinggal di Kontrakan dan Suami Dirawat” ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!